CERITA FABEL

                  Raja Rimba yang Serakah

     Di hutan hiduplah Si Tubuh Besar, gajah. Bernama Loli. Dia bersahabat dengan seekor kijang yang bernama Kiki. Penghuni di hutan berhati baik kecuali Sang Raja Rimba yang bernama Liger dia sangat kejam kepada para penghuni hutan. Dia membuat peraturan setiap hari harus memberi makan kepada Liger dan ada gilirannya masing-masing . Dulu bukan Liger yang menjadi Raja Rimba tetapi ayahnya yang bernama Lion. Lion adalah raja yang baik hati dia pernah memakan rakyatnya, tetapi semenjak Liger yang menjadi Raja Rimba, semua binatang menjadi gelisah dan ketakutan.
     "Sekarang aku sungguh menjadi Raja Rimba, jadi para binatang harus mematuhi peraturanku. Para binatang harus memberi makanan aku setiap harinya dengan bergiliran," kata Liger dengan keserakahannya

     Para binatang sedih akan hal itu karena keluarganya satu per satu dimakan oleh Liger. Hari ini yang menjadi makanan Liger adalah Kiki. Kiki merasa takut dan gelisah akan hal itu kemudian Loli sahabatnya tidak ingin jika sahabatnya dimakan oleh Liger.
     "Loli, aku tidak ingin dimakan oleh Liger tetapi aku jika menolaknya aku takut kepada Liger. Bagaimana ini?" ujar Kiki dengan suara takut dan gelisah.
     "Sebaiknya kamu tidak perlu datang ke Liger, kau bersembunyi saja di dalam gua sampai esok hari" jawab Loli yang tidak setuju dengan peraturan Liger.
     Kemudian Kiki bersembunyi di dalam gua untuk menghindari Liger. Di lain tempat, Liger sangat lapar.
     "Kiki! Dimana kau? Kemarilah cepat!" teriak Liger memanggil Kiki dengan suara yang keras
     Kiki yang bersembunyi di gua mendengar panggilan Liger. Kiki ketakutan tetapi dia mencoba untuk tenang. Lalu Liger mencari Kiki di hutan.

     Di seberang sungai ada Hang Prabu dan Dang Kiran. Mereka adalah suami istri yang hobinya suka memburu di hutan tersebut. Sementara Sri Sultan Jaka beserta kaum budaknya dan umat yang mengikutinya menentang Hang Prabu jika dia memburu binatang yang di hutan tersebut karena Sri Sultan Jaka sangat melindungi binatang yang ada di hutan tersebut. Tetapi Hang Prabu dan Dang Kiran tetap saja memburu binatang di hutan tersebut.

     Sementara Liger masih mencari Kiki untuk dimakannya. Kemudian Liger merasa lelah dan beristirahat di bawah pohon yang rindang. Hang Prabu dan istrinya sedang memburu, lalu melihat Liger yang sedang beristirahat kemudian dengan gesit Hang Prabu langsung membuat jebakan untuk Liger dan jebakan tersebut membuat Liger masuk ke kandang Hang Prabu. Liger pun dibawa pulang Hang Prabu ke rumahnya. Loli dan kancil melihat akan hal itu.
     "Kancil ayo kita selamatkan Liger!" ujar Loli
     "Sudahlah , biarkan dia mati , dia pantas menerima itu semua. Itu adalah balasan untuknya dari Hyang Ganesha Yang Maha Kuasa atas segaalnya" jawab kancil
     "Kita tidak boleh seperti itu kancil, mau bagaimana pun juga dia kan juga Raja Rimba kita dan teman kita," kata Loli
     "Ya sudahlah kalau begitu ayo kita berunding dulu kepada semua binatang," ajak kancil
     "Ayo!" jawab Loli

     Di sore hari para binatang merencanakan untuk menyelamatkan  Liger dari Hang Prabu
     "Menurutku jika kita ingin menyelamatkan Liger dari Hang Prabu, kita harus mencari perhatiannya Hang Prabu pada kita sedangkan yang lainnya menolong Liger dan membebaskannya dari kandang. Bagaimana dengan rencanaku? Setuju tidak? " yang kancil yang cerdik
     "Oke, aku setuju! Tetapi sebaiknya kita melaksanakan rencana pada malam hari agar Hang Prabu tidak dapat melihat kita" ucap kelinci
     "Lalu bagaimana dengan binatang-binatang yang mencari perhatian Hang Prabu dan memusatkan pikirannya kepada kita? Nanti jika Hang Prabu mengejar para bintang itu bagaimana?" tanya Loli
     "Para binatang tersebut lari lalu bersembunyi di dalam gua, pasti Hang Prabu tidak melihat para binatang yang lari karena hari sudah petang," jawab kancil.
     "Oke,kita sekarang bagi tugas!" ujar Loli
     "Rusa, kelinci, monyet dan musang tugasnya mencari perhatian Hang Prabu dan aku, kancil, bangau akan mengeluarkan Liger dari kandang" ucap Loli
     "Oke, aku setuju nanti kita berkumpul lagi disini setelah hari sudah petang" perintah kancil. Semua binatang yang hadir pun setuju.
     Setelah hari sudah petang semua binatang pun berkumpul dan langsung berjalan menuju rumah Hang Prabu. Setelah sampai para binatang melihat Liger di dalam kandang dan Hang Prabu sedang menyiapkan api untuk memasak Liger. Para binatang langsung melaksanakan tugasnya masing- masing.
     "Mengapa kalian disini?" tanya Liger
     "Sudahlah diam kita ingin menolongmu!" kata Loli
     "Mengapa kalian ingin menolongku padahal aku sudah kejam dengan semua binatang di hutan ini?" tanya Liger dengan penuh penyesalan apa yang telah dilakukan dulu.
     "Sudahlah itu tidak perlu kita bahas yang penting sekarang kamu selamat dari Hang Prabu" jawab Loli

     Setelah berhasil menyelamatkan Liger semua binatang lalu bersembunyi di dalam gua. Lalu para binatang bertemu dengan Kiki yang sedang tidur dengan pulas kemudian terbangun.
     "Hah! Kenapa semua ada disini?" tanya Kiki dengan terkejut
     "Hahaha!" semua binatang tertawa melihat tingkah Kiki
     "Ohh jadi tadi siang kamu tidak mendatangiku untukku makan karena kau takut kepadaku lalu kau bersembunyi di sini," ucap Liger memprediksi
     "Ampun Liger, jangan makan aku," ujar Kiki ketakutan
     "Tenang saja aku tidak akan memakanmu," jawab Liger
     Akhirnya pada malam itu para binatang tidur bersama di dalam gua untuk menghindari Hang Prabu untuk beberapa waktu. Keesokan harinya para binatang keluar dari gua dan berkumpul di depan gua.
     Liger berkata, "Maafkan aku ya! Para binatang karena selama ini aku telah  menjadi raja yang serakah. Aku berjanji tidak akan memakan rakyatku sendiri," kata Liger
     "Tenang saja kita semua sudah memaafkan Liger," kata Loli mewakili seluruh binatang.

    Semenjak Liger berubah menjadi lebih baik sekarang para penghuni hutan hidup dengan aman dan sejahtera. Liger pun sangat melindungi rakyatnya dari pemburu dan bahaya lainnya. Liger juga berjanji tidak akan menjadi raja yang serakah. Melainkan akan menjadi raja yang baik hati. Liger pun juga menyesali perbuatannya yang dulu dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.
   



Komentar

Posting Komentar